Furniture, Renovasi Rumah & Tukang Bangunan HP/WA 081295652762

Kamis, 15 Oktober 2020

Digitalisasi Semakin Penting Pasca Covid, Tak Terkecuali Renovasi Rumah

Sejak kemunculannya pertama kali proses digitalisasi telah memberikan efisiensi pada berbagai sektor kehidupan. Dengan semakin mudahnya koneksi internet maka proses digitalisasi menjadi semakin penting karena secara digital manusia bisa terkoneksi satu sama lain. Tak terkecuali soal renovasi rumah. Dan dengan adanya pandemi ini maka digitalisasi semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Kebiasaan Baru Memakai Masker

Hal-Hal Yang Berubah (Mungkin Selamanya)

Hal-hal yang berubah dan mungkin akan berlaku pada waktu yang cukup lama bahkan mungkin akan berlaku selamanya pasca pandemi. Antara lain yang akan berubah adalah :

 

Cara pelanggan melakukan order atas barang dan jasa

Order barang dan jasa menggunakan media online/internet sudah ada sebelum adanya pandemi covid-19, akan tetapi trennya menjadi naik pada saat berlangsung pandemi sampai saat ini. Pada lingkup kecil, hal ini bisa dilihat dari banyaknya barang-barang yang diantar jasa kurir ke perumahan-perumahan dimana kurir harus drop barang-barang di tempat satpam/pos security kemudian pemilik barang-barang tersebut mengambilnya di pos security. Kenyatannya barang-barang tersebut menumpuk tinggi. Tren tersebut masih berlangsung dan menjadi kebiasaan baru yang mungkin akan terus berlangsung lama kalau tidak selamanya.

digitalisasi
Media Online dan Perangkat Digital

Pelanggan Renoviz semakin banyak menggunakan berbagai media online untuk berkomunikasi, konsultasi design dan rencana-rencana pekerjaan yang akan dikerjakan. Hal ini untuk saat ini menjadi praktis dan efisien karena bisa mengurangi frekwensi pertemuan secara langsung yang berarti mengurangi resiko sebaran covid-19 yang saat ini sedang berlangsung.
 

Cara Menikmati Kuliner

Di komplek tempat saya tinggal sudah menjadi kebiasaan baru dimana orang-orang memesan makanan siap saji dari tetangga yang memasak. Kebiasaan ini menjadi semakin terasa dimana dahulu sebelum pandemi hal yang demikian jarang terjadi.
 
Take away lebih disukai daripada dine in

Selain yang disebutkan di atas, orang cenderung menikmati kuliner dengan cara take away dan dinikmati di tempat lain seperti di rumah atau bahkan di mobil ketimbang dimakan di tempat (dine in).
 

Cara Menikmati Pertunjukan

Kini tiket pertunjukan streaming semakin banyak yang dijual, ini berarti semakin banyak orang menonton pertunjukan secara streaming termasuk yang berbayar. Penutupan gedung bioskop sementara pada saat pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini memperkuat tren untuk menikmati hiburan dengan cara baru. Banyaknya penyelenggara streaming akan merubah arah cara konsumen menikmati hiburan.

Meeting

Dengan dihindarinya pertemuan langsung antara penyedia jasa seperti perusahaan, dengan klientnya, maka meeting apabila memungkinkan akan dilakukan tidak secara langsung. Ini bukan berarti pertemuan dengan pelanggan tidak diperlukan lagi, akan tetapi perusahaan menggunakan metode lain untuk melakukan pertemuan-pertemuan.

Salah satu aplikasi yang sedang populer untuk melakukan meeting secara daring adalah Zoom. Aplikasi ini menjadi booming saat terjadinya pandemi. Selain Zoom aplikasi lain seperti Google dan juga WhatsApp juga menyediakan aplikasi untuk meeting secara online.
 
Meeting Menggunakan Masker

Untuk meeting yang tidak bisa dilakukan secara online dan terpaksa dilakukan secara offline disini terdapat kebiasaan baru yang mencolok dimana peseta meeting baik audience maupun pembicara memakai masker. Orang berbicara kepada orang lain dengan memakai masker semula tidak lazim dilakukan namun sekarang menjadi pemandangan biasa.
 

Cara Orang Bekerja

Karyawan sebuah perusahaan akhir-akhir ini lebih akrab dengan berbagai metode kerja yang berbeda sekali jika dibandingkan dengan sebelum masa-masa pandemi. Salah satu yang cukup populer adalah cara kerja baru yang dilakukan dari rumah, atau yang dikenal dengan istilah Work From Home (WFH).

Dengan Work From Home (WFH) maka karyawan tidak perlu berbondong-bondong kekantor di pagi-hari, dan berbondong-bondong meninggalkan kantor di sore hari. Work From Home (WFH) bahkan menjadi kebiasaan baru yang lebih efisien jika mengingat setiap hari banyak orang yang menghabiskan waktu selama dua (2) jam untuk berangkat kerja dan kira-kira dua jam juga untuk pulang kerja. Jika dijumlahkan saat berangkat dan pulang kerja, maka setiap hari ada empat (4) jam waktu terbuang di jalan.

Apabila jam kerja satu hari adalah delapan (8) jam, maka berdasarkan uraian di atas seorang karyawan seolah-olah membuang waktu extra di luar bekerja selama 50% waktu lebih hanya untuk di jalan. Bandingkan dengan Work From Home (WFH), dimana bangun tidur bersihkan badan dan bisa langsung bekerja bahkan sambil sarapan dan minum kopi, maka budaya baru Work From Home (WFH) ini menjadi sangat efektif. Maka tidak jarang, perusahaan yang berhasil menerapkan WFH tanpa dampak yang signifikan akan terus berusaha menjalankannya sebagai budaya baru perusahaan.

Kesuksesan menjalankan Work From Home (WFH) ini sekaligus menjadi kebiasaan baru dengan lebih memanfaatkan internet dalam kehidupan sehari-hari.

Peran Sosial Media 

Pada saat pandemi ini sosial media memiliki peran yang cukup penting sebagai sumber informasi. Seperti kita ketahui semua bahwa sumber-sumber media meanstream termasuk telivisi cukup aktif menggunakan sosial media sebagai informasi headline berita-berita yang disajikan pada media masing-masing tayangannya. Demikian juga vendor-vendor, perusahaan-perusahaan banyak menggunakan media sosial untuk informasi kepada mitra-mitra bisnis, kepada pelanggan-pelanggannya bahkan untuk komunikasi dengan karyawannya.
 
Selain media-media informasi seperti disebutkan di atas, tokoh-tokoh masyarakat juga menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakatnya. Tokoh politik dan tokoh nasionalpun banyak yang melakukan hal yang sama.

Informasi yang diakses melalui media sosial bisa diterima dengan mudah dan murah untuk masyarakat banyak sehingga penggunanya makin populer. Dengan demikian hal ini sekaligus merubah cara masyarakat mengkonsumsi informasi. Yang semula masih menggunakan koran dan TV berubah ke media internet, bahkan sekarang antara pengguna menggunakan media TV sebagain sudah beralih menggunakan internet.

Belajar Online

Selama masa pandemi banyak sekolah diliburkan namun proses belajar terus berjalan menggunakan cara belajar online. Semakin banyaknya media komunikasi seperti laptop, tablet dan  smarphone mendukung cara belajar ini. Resiko penularan covid membuat orang tua banyak yang keberatan jika anaknya menempuh pendidikan seperti biasa dengan berkumpul disekolah.

Peristiwa belajar secara online menimbulkan banyak cerita tersebar di media sosial, dari soal banyaknya cerita orang tua kesulitan mendampingi anak belajar, daerah susah sinyal maupun orang tua yang tidak memiliki pulsa dan alat seperti laptop, smartphone atau tablet mewarnai postingan-postingan media sosial. Namun tidak jarang orang tua yang lebih memilih anaknya bisa belajar secara online karen dianggap lebih memberikan jaminan untuk tidak tertular pandemi covid-19.

Wisuda Online

Bagi teman-teman yang telah selesai menempuh pendidikan, maka momen wisuda merupakan momen yang ditunggu-tunggu. Momen ini selain menandai telah selesainya masa belajar dan sebagai perwujudan rasa syukur juga sering digunakan sebagai momen merayakan selesainya pendidikan. Idealnya peristiwa seperti ini dilakukan secara offline, dimana bertemu dengan teman-teman belajar untuk terakhirkalinya merupakan hal yang mungkin akan dikenang selamanya. Namun kondisi tidak memungkinkan untuk saat ini, maka untuk menghindari resiko penularan covid, wisuda online menjadi pilihan. Hal yang dahulu mungkin tidak terbayangkan.

Peran Internet Yang Semakin Penting

Keberhasilan menjalankan Work From Home (WFH), belajar dari rumah, konsultasi jasa secara online  seperti diuraikan di atas tidak terlepas dari peran internet. Koneksi internet yang semakin lancar dan dengan banyak sekali pilihan vendor provider, internet makin memberikan berbagai pilihan bagi warga masyarakat untuk menggunakan internet semaksimal mungkin dan mengurangi kunjungan-kunjungan langsung maupun pertemuan-pertemuan langsung untuk berbagai kepentingan.
 
Dengan berbagai perunbahan akibat pandemi seperti yang diuraikan di atas menunjukkan bahwa peran internet menjadi semakin penting. Bahkan seolah internet benar-benar siap atau secara kebetuan disiapkan untuk membantu masyarakat menghadapi hari-hari saat munculnya pandemi covid-19 ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

2 (DUA) TAHUN BERLIBUR, WAKTUNYA KEMBALI BERSEMANGAT

Setelah berlibur selama 2 (dua) tahun kini waktunya kembali bersemangat dimana keadaan sudah mulai membaik pasca pandemi dan dengan mulai di...