Furniture, Renovasi Rumah & Tukang Bangunan HP/WA 081295652762

Selasa, 10 Maret 2020

Keramik, Granit dan Marmer Yang Selalu Digemari

Pada proses pekerjaan finishing sebuah bangunan seperti rumah, hotel, apartemen dan juga perkantoran terutama pada bagian dalam/interior yang ada di Indonesia terutama di perkotaan hampir dipastikan menggunakan salah satu dari keramik, granit atau marmer. Mengapa selalu demikian? Ada beberapa alasan yang mengakibatkan penggunaan material tersebut populer dan disukai banyak orang,

Potongan Granit

1. Material tersebut ready di pasaran

Salah satu alasan mengapa keramik, granit dan marmer disukai adalah karena material tersebut tersedia di banyak toko-toko material yang tersebar di kota-kota besar seperti di Jakarta, Surabaya, Medan dan kota-kota besar lainnya. Sehingga bukan masalah untuk mendapatkan material-material tersebut bagi owner yang sedang melakukan renovasi rumah/bangunannnya.

Dengan material yang relatif mudah diperoleh akan memberikan keleluasaan bagai designer untuk merancang designnya dengan menggunakan material tersebut. Namun demikian untuk marmer dan granit kemungkinan tidak tersedia untuk daerah-daerah tertentu atau tersedia hanya dengan corak-corak terbatas sehingga harus didatangkan dari daerah lain bahkan bisa dari negara lain.

2. Praktis dalam pemasangan

Pemasangan material tersebut di atas yaitu keramik, granit dan marmer relatif mudah dalam pengertian banyak tukang yang bisa melakukan pemasangan material tersebut. Diaman untuk keramik dan granit secara umum pemasangannya dengan direkatkan menggunakan semen dan kemudian dilakukan finishing pada nat atau pertemuan antar potongan keramik dan granit. Finishing pada nat ini biasanya dipilih warna yang selaras sehingga hasil finishingnya memuaskan.

Keramik Dinding
Sesuai perkembangan teknologi dan juga perkembangan material maka sekarang tersedia pasta yang bisa digunakan untuk melekatkan/memasang keramik dan granit dengan pasa yang lebih baik dan kuat yang ready stock. Dengan bahan ini maka keramik bisa dipasang diatas keramik lama tanpa melakukan pembongkaran terlebih dahulu sehingga lebih efisien waktu.

Sedangkan pemasangan pada marmer seringkali menggunakan teknik berbeda salah satunya adalah dengan membuat dudukan dari besi siku atau hollow dan kemudian marmer dipasang pada dudukan tersebut

3. Bisa diaplikasikan pada lantai dan dinding

Penyebab lain kenapa keramik, granit dan marmer disukai sebagai bahan penutup adalah karena material tersebut bisa untuk lantai dan juga dinding, dimana bagian tersebsar dari suatu ruangan adalah lantai dan dinding.

Sudah sangat umum bahwa lantai rumah ditutup dengan menggunakan keramik, granit atau marmer bahkan mungkin menjadi devault dari lantai suatu bangunan, walaupun alternatif lainnya masih cukup banyak.

Selain lantai, bagian lain dari suatu bangunan rumah yang memiliki luas cukup besar adalah dinding. Karena material tersebut yaitu keramik, granit dan marmer juga bisa diaplikasikan di dinding maka material tersebut bisa menjadi bahan finishing utama pada pembangunan rumah, perkantoran, hotel dan lain-lain.

4. Bisa untuk table top

Keramik tidak jarang digunakan untuk table top, walaupun kurang lazim namun beberapa orang ada yang mengaplikasikan demikian. Berbeda dengan keramik, banyak orang mengaplikasikan granit dan marmer sebagai table top.

Dengan begitu banyaknya yang bisa dilakukan dengan menggunakan keramik, granit dan marmer pada interior dan exterior suatu bangunan seperti rumah, apartemen, mall-mall, toko-toko dan bangunan-bangunan lainnya maka wajar apabila banyak orang yang menyukai material tersebut menjadi bagian dari material pada pembangunan rumahnya.

5. Memiliki tingkat keseragaman yang baik 

Keramik, granit dan marmer memiliki tingkat keseragaman yang cukup baik, sehingga kerapian hasil akhir dari finishing dengan material tersebut cukup baik. Namun demikian sering kali dipilih keramik, granit dan marmer dengan corak-corak tertentu sehingga tidak seragam namun membentuk suatu pola. Yang demikian memang tidak seragam akan tetapi secara umum lebih banyak pengguna yang memilih bentuk-bentuk yang seragam.

Untuk keramik, granit dan marmer dimana ketidak seragaman yang dipilih, maka pada saat pemasangan perlu mendapat perhatian lebih dimana untuk membentuk suatu pola yang dikehendaki biasanya mengakibatkan lebih banyak potongan-potongan sisa dari keramik, granit dan marmer yang dipasang. Dengan kata lain akan lebih banyak material waste yang akan dibuang, sehingga perlu bahan extra untuk mengatasi hal ini.

6. Memiliki corak tertentu 

Seperti sudah disinggung di atas keramik, granit dan marmer tersedia dengan corak-corak tertentu sehingga apabila dipasang pada lantai atau dinding memiliki art tersendiri. Kadang-kadang pola yang tersedia sangat menarik sehingga lantai dan dinding menjadi tidak monoton melainkan bercorak lebih menarik.

Khusus untuk bahan alam seperti granit dan marmer, corak yang ada adalah corak alami. Disini ketrampilan dan kemampuan designer dalam memadukan potongan-potongan corak alami ini menjadi sangat penting guna memperoleh hasil maksimal dari corak-corak yang tersedia.

Untuk memperoleh corak maksimal pada marmer dan granit maka cara memotong serta arah potongan dari material besar menjadi lempengan-lempengan perlu mendapatkan perhatian serta didesign sedemikian rupa sehingga sambungan-sambungannya memperoleh efek yang maksimal.

Demikian dahulu postingan keramik, granit dan marmer ini semoga bermanfaat dan sampai ketemu lagi pada postingna-postingan selanjutnya. Pertanyaan atau komentar silahkan diisi pada kolom komentar di bawah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

2 (DUA) TAHUN BERLIBUR, WAKTUNYA KEMBALI BERSEMANGAT

Setelah berlibur selama 2 (dua) tahun kini waktunya kembali bersemangat dimana keadaan sudah mulai membaik pasca pandemi dan dengan mulai di...